Permainan Rakyat 'Balogo' di BanjarmasinPermainan Rakyat 'Balogo' di Banjarmasin - Merupakan Update Postingan Info-Kita.net yang kali ini akan berbagi Informasi Terbaru di blog sederhana dan sesederhana apa adanya yang beralamatkan di
Info-Kita.net tentang Artikel
Permainan Rakyat 'Balogo' di Banjarmasin Permainan rakyat balogo di Banjarmasin. Suara logo beradu kuat dan teriakan anak-anak bersahutan menandakan kesenangan mereka bermain. Aku teringat sebuah lagu karya Anang Ardiansyah yang berjudul 'bagasing balogo' sebagai simbol permainan rakyat dalam budaya banjar- balogo di tangah jalan, malancar laju babanaran jangan landaw urang dituju, nang lalu lalang taganggu bursiah takana busu, dibuang sidin ka banyu. Sebuah irama keceriaan yang digambarkan abah Anang Ardiansyah melalui permainan balogo tampak terlihat dari bait lagu tersebut. Ternyata, permainan balogo bukan saja dikuasai oleh masyarakat di provinsi Kalimantan Selatan, malah terdapat pula di provinsi Nusa Tenggara Barat di Sumbawa
dan provinsi Kalimantan Tengah. Entah dari mana permainan rakyat 'balogo' ini berasal sehingga dapat dimainkan oleh banyak anak-anak di nusantara.

Balogo bermakna bermain dengan mengadu tempurung kelapa yang diolah berbentuk segitiga atau segi empat semacam perisai dengan ukuran garis tengah 5 sampai 10 sentimeter serta ketebalan
yang variatif antara 2 sampai 3 sentimeter karena batok kelapa tersebut dilapis dua menggunakan dempul atau aspal. Semakin berat dan kuat bentuk logo akan semakin baik karena terbang dengan lurus dan tidak melayang serta mampu memecahkan logo lawan disebabkan kuatnya hentakan. Malah, ada yang khusus membuat logo menggunakan plastik yang diluluhkan dengan api kemudian dibuat bentuknya seperti logo dari tempurung - cuma agak rapuh. Alat lain yang digunakan adalah tongkat kecil terbuat dari bambu sepanjang 30 sampai 40 sentimeter dengan lebar 3 sampai 4 sentimeter yang disebut 'penapak' atau pemukul logo. Fungsi tongkat kecil ini adalah 'menapak' atau memukul sudut logo hingga mencapai titik tertentu di mana logo lawan berada.
Cara bermain logo hampir sama di semua daerah, dimulai dengan menentukan lawan yang memasang logo dan memukul logo. Jika bermain secara berkelompok, maka 3 logo akan dipasang vertikal di jalan dengan jarak 5 langkah sementara 3 pasang lawan menyusun logo secara horizontal. Mereka berbagi untuk memukul logo siapa dari yang dipasang di jalan sehingga setiap anak akan berusaha memukul logo tersebut sedekat mungkin. Jika semua logo dapat dijatuhkan dalam bentuk tim dinyatakan sebagai pemenang dan mendapat hadiah menggendong ke arah garis awal permainan. Cukup kompetitif jika bermain secara individu, yaitu seorang pemain akan memukul 3 logo lawan yang dipasang secara garis lurus. Keterampilan memukul untuk bisa melanjutkan ke logo berikutnya adalah keahlian yang dipertaruhkan bagi setiap pemain. Selamat
bermain logo.
(ilustrasi antara.com)

Demikianlah informasi yang dapat Info-Kita.net sampaikan. Semoga bermanfaat dan Beguna Hendaknya Buat anda semua pengunjung Blog Ini. dan Admin Info-Kita.net mengucapkan banyak terima kasih kepada anda yang telah membaca artikel
Permainan Rakyat 'Balogo' di Banjarmasin
Artikel Terkait: